8 Mitos Olahraga! Nomor 3 Paling Banyak Dipercaya!

Diperbarui: 23 Nov


8 mitos olahraga

8 Mitos Olahraga yang Sering Beredar di Masyakarat!

Nomor 3 Paling Banyak Dipercaya!


Tahu gak sih, gak cuman kehidupan doang yang banyak mitosnya. Ternyata mitos tentang olahraga juga banyak beredar, yang bahkan masih dipercayai oleh segelintir orang di muka bumi!

Berikut mitos tentang olahraga yang beredar di masyarakat yang perlu diluruskan.

1. Semakin banyak berkeringat, semakin banyak kalori yang terbakar

Tahukah kamu, berkeringat adalah salah satu cara untuk mendingkan suhu tubuh lho. Saat keringat menguap, ia menyerap panas dan mendinginkan tubuh kita. Seberapa banyak kita berkeringat bergantung pada metabolisme, cuaca, tempat berolahraga dan seberapa keras kita berolahraga. Kadar keringat setiap orang berbeda-beda juga lho. Ada yang mudah berkeringat dan ada yang tidak. Bahkan jika terlalu berkeringat juga bisa berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi, pusing, masalah tekanan darah terutama pada orang tua dan ibu hamil.

Tanpa banyak berkeringat, kita masih bisa kok mendapatkan manfaat olahraga, termasuk menurunkan berat badan RedDears!

pola makan

2. Asal sudah berolahraga, maka ga perlu atur pola makan

Menurut para ahli, untuk mencapai berat badan ideal itu 30% tergantung pada olahraga dan 70% dari pola makan. Apalagi jika tujuan kita berolahraga adalah untuk diet dan hidup sehat. Mengatur pola makan sehari-hari wajib banget dilakukan. Makanan adalah bahan bakar, dan nutrisi yang tepat menjamin hasil dari olahraga yang kamu lakukan. Karena itu, jangan karena kita sudah olahraga, kita jadi sembarangan mengonsumsi makanan yang tidak sehat ya RedDears!


3. Angkat beban bikin badan besar

Buat para ciwik-ciwik yang baca artikel ini. Tenang! Angkat beban gak akan bikin badan kalian besar dan gemuk kok. Karena pada dasarnya, tubuh wanita tuh gak dapat memproduksi banyak testosteron seperti pria. Karena inilah, walau wanita memilih untuk angkat beban, badannya gak akan menjadi maskulin seperti pria.

body builder

Nah, biasanya nih. Wanita dengan tubuh kekar atau binaragawan, mendapatkan tambahan steroid anabolic (testosteron sintetis) atau suplemen untuk membangun otot. Makanya bisa kekar begitu RedDears!


4. Jika berhenti angkat beban, otot berubah menjadi lemak

Faktanya otot tidak pernah bisa berubah menjadi lemak. Satu-satunya cara untuk menghindari kenaikan berat badan setelah angkat beban adalah mengontrol asupan makanan yang kita konsumsi. Semua akan menjadi lemak dan menjadi gemuk kalau kita mengonsumsi makanan dengan porsi banyak dan tidak benar. Jadi balik lagi ya guys, semua tergantung dengan makanan apa yang masuk ke dalam tubuh kita!


5. Sit-up bikin six-pack


Sit-up

Sit up ratusan kali tiap malam gak akan bikin six pack kalau pola makan kita masih kotor dan berantakan! Untuk bisa six pack, kita harus bisa menghilangkan lemak di area perut, sehingga yang seharusnya dilakukan adalah memotong kalori dan membakar kalori lebih banyak. Latihan perut seperti sit up memang sangat bagus untuk mengembangkan otot inti karena bermanfaat bagi tubuh dalam banyak hal, seperti meningkatkan keseimbangan dan stabilitas. Namun, karena lemak perut kita yang bandel inilah yang secara keseluruhan mencegah abs terlihat.

Jika kita menginginkan perut sixpack, kita harus menurunkan lemak tubuh secara drastis hingga 10-12 persen untuk pria atau 11-13 persen untuk wanita. Meskipun memungkinkan, ini membutuhkan dedikasi yang ketat untuk makan makanan yang sehat dan olahraga.

6. Badan tidak sakit, artinya tidak olahraga dengan baik

Kalian tau gak sih kenapa badan sakit setelah olahraga? Rasa sakit ini terjadi karena pecahnya otot-otot yang jarang digerakkan dan menjadi kaku. Sehari atau dua hari, otot ini akan beradaptasi dari rasa sakit untuk memperbaiki kerusakaan tersebut dan menjadi besar dan lebih kuat. Jadi ketika selanjutnya kita berolahraga lagi, rasa sakit ini bisa berkurang bahkan menghilang. Hal ini biasa terjadi kok apalagi di awal program latihan, atau jika kita mengubah rutinitas olahragamu. Beda lagi nih guys, kalau rasa sakit itu terjadi dalam waktu yang sangat lama atau bahkan semakin parah. Kalau ini sudah terjadi, artinya ada yang salah dengan Teknik olahragamu atau bisa jadi sedang mengalami cedera. Jika rasa sakit berlangsung lebih dari seminggu atau jika kamu merasakan sakit yang tajam atau mati rasa, maka segera hubungi dokter ya!

7. Mau kurus? Ya olahraga tiap hari saja

Waduhh…

Hati-hati nih buat kamu yang percaya mitos seperti ini. Olahraga memang baik, tapi kalau berlebihan justru memicu efek negative guys. Seperti meningkatnya nafsu makan, menghambat terjadinya ovulasi dan ganguan tidur.

Selain itu, saat beristirahat otot kita akan mulai tumbuh dan terbentuk lho. Jadi jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk beristirahat dari olahraga setidaknya sekali dalam seminggu ya.


8. Jika angka di timbangan tidak turun,

artinya berat badan tidak turun.


scales

Menurutmu mana yang lebih berat? Satu kilogram kapas atau satu kilogram besi? Jawabannya adalah keduanya memiliki berat yang sama tapi dengan massa yang berbeda. Nah, hal ini sama dengan otot dan lemak.

Saat kita ingin menurunkan berat badan, apakah yang dimaksud adalah ingin memiliki tubuh kencang, atau memang ingin memangkas timbunan lemak-lemak membandel? Karena berat badan adalah total dari berat tulang, organ, otot, lemak, air, serta makanan yang belum tercerna. Bahkan, berat badan kita mungkin saja dapat turun jika kita selesai dari toilet. Namun, apakah itu berarti lemak lemak juga menurun? Sama sekali tidak!

Jika ingin cek penurunan berat badan dan perkembangan otot secara akurat, disarankan untuk mencatat pengukuran lengan, pinggang, dan paha. Dan, jika kamu akan menggunakan timbangan, maka timbang di pagi hari setelah kamu bangun tidur setiap hari.

Itu dia mitos-mitos seputar olahraga yang sering beredar nih di masyarakat. Kira-kira yang selama ini kamu percaya yang mana, RedDears?

Karena itu, mulai sekarang ayo lebih kritis dalam mencari dan menerima informasi untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan berat badan ideal. Tentunya jangan lupa untuk pakai baju olahraga dari RedDee. Karena RedDee diproduksi dengan bahan berkualitas, nyaman, menyerap keringat dan cepat kering. Tentunya baju olahraga dari RedDee juga selalu menjaga kualitas produksi dan jahitan!

Pakaian Olahraga


7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua