Olahraga Setelah Vaksin Covid-19, Boleh Gak Sih?

Diperbarui: 22 Apr


Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin

Siapa di sini yang selama pandemi jadi hobi berolahraga untuk mengisi waktu luang? Olahraga adalah hal yang sangat dianjurkan karena dapat meningkatkan imun dan kesehatan tubuh kamu lho. Nah untuk kamu yang baca artikel ini sambil tiduran bermalas-malasan, kapan nih kamu mau mulai olahraga?


Ilustrasi olahraga
Ilustrasi olahraga

Di samping itu, banyak banget yang bertanya-tanya nih, bagaimana kalau baru divaksin? Boleh gak sih sebenarnya olahraga setelah vaksin Covid-19?

Untuk mengetahui jawabannya, kamu bisa banget nih baca artikel dari redDee.id berikut!


Boleh atau Tidak?


Dilansir dari Healthline, setelah mendapatkan vaksin Covid-19, berolahraga sebenarnya aman dilakukan lho guys! Tapi, seperti yang kita semua ketahui. Vaksin Covid-19 memiliki efek samping dan gejala yang berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang parah, dan ada yang sama sekali tidak merasakan efek samping apapun. Dan menurut penelitian, orang dengan usia lebih muda dan rutin berolahraga, merasakan efek samping yang lebih dikit.


Efek samping yang mungkin terjadi setelah vaksin Covid-19 menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), adalah:

  • Nyeri, kemerahan, dan bengkak di tempat suntikan

  • Kelelahan

  • Sakit kepala

  • Nyeri otot

  • Panas dingin

  • Demam

  • Mual

Emang sih, di saat suntikan pertama banyak yang tidak merasakan efek sampingnya. Tapi, pada suntikan kedua, efek samping bakal lebih intens guys. Semua ini adalah studi oleh New England Journal of Medicine pada tahun ini.


Namun, kamu tidak perlu khawatir ya, karena ini merupakan reaksi yang normal kok. Efek samping ini adalah tanda sistem imun kamu sedang merespon vaksin yang disuntikkan.

Malahan nih ya, CDC tuh merekomendasi kamu untuk melatih lengan biar ngebantu mengurangi ketidaknyamanan atau rasa nyeri di tempat suntikan lho!


Apa ya yang harus diperhatikan?


Jadi, setelah vaksin itu, kamu dianjurkan untuk minum lebih banyak air ya. Apalagi kalau terjadi demam, asupan cairan harus lebih ditingkatkan untuk mencegah dehidrasi. Untuk olahraga, jika itu membuatmu sakit, sebaiknya dikurangin ya intensitasnya, contohnya lebih baik jalan kaki dahulu daripada harus lari.

Jangan berolahraga dulu!


Jika kamu merasakan demam, kelelahan atau kesulitan bernapas saat berolahraga, lebih baik kamu jangan berolahraga dulu ya, dan konsultasikan dengan doktermu.


Di sini, CDC (Centers for Disease Control and Prevention) juga merekomendasikan penggunaan obat antiinflamasi yang dijual bebas. Hal ini untuk membantu menurunkan efek samping vaksin. Tapi, rekomendasi ini hanya berlaku jika obat-obatan ini tidak memperburuk kondisi medis lain yang kamu miliki ya.


Sekarang sudah tau kan, kapan boleh dan tidak boleh olahraga setelah vaksin?

Karena itu, redDee.id siap menemani olahragamu dengan berbagai pakaian olahraga yang pastinya nyaman untuk memulai hidup sehat kamu!


13 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua