top of page

BEGADANG MENINGKATKAN RISIKO OBESITAS!


BEGADANG MENINGKATKAN RISIKO OBESITAS

BEGADANG MENINGKATKAN RISIKO OBESITAS! MITOS ATAU FAKTA?

Coba mana sini absen dulu, yang suka begadang kerjain tugas kuliah maupun kantor, atau bahkan begadang karena lagi seru-serunya marathon drama korea!

Kalau kamu termasuk orang yang memiliki kebiasaan begadang maka kamu harus hati-hati ya guys!

Para ahli menganjurkan untuk memiliki tidur yang berkualitas setidaknya 6-8 jam di malam hari. Karena kebiasaan begadang yang terlalu sering, ternyata berpengaruh buruk terhadap kesehatan kita lho! Kira-kira apa saja sih pengaruh begadang untuk Kesehatan kita?


1. Emosi Menjadi Meledak-ledak

Kurang tidur dan tidur tidak berkualitas dapat mempengaruhi suasana hati dan tubuh kita. Journal of Experimental Psychology mempublikasikan sebuah penelitian yang menunjukan bahwa tidur yang kurang, dapat mengakibatkan seseorang mudah marah dan stress. Bahkan parahnya, kurang tidur dapat mengakibatkan seseorang susah untuk mengambil keputusan, berkonsentrasi, berpikir, hingga mudah sedih dan gelisah.

2. Mengalami Microsleep Saat Berkendara

Pernahkah di saat kamu sedang melakukan sesuatu yang monoton, contohnya saat berkendara. Lalu kamu merasa sangat lelah hingga tertidur sejenak, dan dalam beberapa detik kamu terbangun dengan kondisi kaget, tetapi lebih segar?

Kalau kamu pernah mengalami kondisi ini, artinya kamu sedang mengalami microsleep! Microsleep adalah keadaan di mana seseorang tertidur atau kehilangan kesadaran selama beberapa detik karena merasa lelah dan mengantuk. Umumnya kejadian ini berlangsung beberapa detik hingga 10 detik. Microsleep terjadi pada orang yang sudah sangat mengantuk, tapi memaksakan diri untuk tidak tidur. Tanda kita mengalami microsleep adalah:

  • Hilang fokus

  • Tidak mendengarkan pembicaraan orang sekitar

  • Tidak ingat kejadian 1-2 menit lalu

  • Menjatuhkan barang yang digenggam

  • Kehilangan kontrol terhadap tubuh sehingga kepala terjatuh tiba-tiba

  • Kaget dan terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala

Microsleep akan menjadi sangat berbahaya jika terjadi saat berkendara ya guys! Walau terjadi hanya dalam hitungan detik, tapi ternyata survey membuktikan bahwa, kebanyakan kecelakaan mobil terjadi akibat rasa kantuk dan kelelahan. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Subakti Syukur menjelaskan bahwa mayoritas kecelakaan di jalan tol terjadi karena kelalaian pengemudi dan 45% karena berkendara dalam kondisi mengantuk.


3. Mudah Stress

Seperti yang sudah dijelaskan pada point pertama bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi suasana hati. Kurang tidur juga dapat meningkatkan hormon stress, sehingga perubahan hormon itu membuat orang semakin sulit tidur.

Jika dalam jangka panjang, hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan mental. Seperti depresi dan kecemasan. Karena kekurangan tidur meningkatkan kemungkinan individu mengalami pikiran negatif yang intens atau perasaan rentan secara emosional.


4. Kulit Terlihat Menjadi Lebih Tua

Tubuh manusia akan memproduksi kolagen saat tubuh kita ternutrisi dan memiliki tidur yang cukup serta berkualitas. Kolagen adalah zat yang menjaga kesehatan serta peremajaan kulit. Kolagen juga dapat mencegah kulit mengalami penuaan dini seperti kerutan di wajah.

Tapi sayangnya, produksi kolagen akan menjadi berantakan jika waktu tidur kita tidak cukup! Akhirnya, wajah akan terlihat lebih tua dan mulai muncul kerutan-kerutan di area wajah dibandingkan dengan mereka yang memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Nah, buat RedDears khususnya yang perempuan, kalian pasti gamau kan hal ini terjadi?


5. Terkena Obesitas

Selain karena pola makan yang berlebih, ternyata merupakan sebuah fakta bahwa kurang tidur juga menjadi salah satu faktor penyebab obesitas! Kok bisa sih?

Manusia memiliki hormon ghrelin dan hormon leptin. Di mana hormon ghrelin adalah hormon yang dilepaskan di perut untuk mengirimkan sinyal rasa lapar ke otak dan kadar hormon ini biasanya meningkat saat perut sedang kosong sedangkan hormon leptin adalah hormon yang dilepaskan dari sel lemak untuk menekan rasa lapar dan mengirim sinyal kenyang ke otak.


Nah, ketika kita tidur tidak cukup, hormon ghrelin akan meningkat, sedangkan hormon leptin akan mengalami penurunan. Sehingga kita akan merasa lebih mudah lapar.


Selain itu, kurang tidur juga mempengaruhi proses metabolisme dan pembakaran kalori yang berlangsung saat tidur hingga 5-20%.

Karena hal ini maka sudah jelas kan, kenapa orang yang kurang tidur dalam jangka waktu yang lama, cendurung memiliki berat badan yang berlebih?



Itu dia pengaruh buruk jika kita terlalu sering begadang. Setelah tahu efek negatifnya apakah kamu masih mau begadang nonton drama korea?

Selain berdampak pada kesehatan, kurang tidur juga berdampak pada performa dan aktivitas kita. Kita akan merasa ngantuk, lelah dan susah fokus saat melakukan aktivitas. Kamu pasti gamau kan?

Mulai sekarang kurangi begadang, dan mulai lakukan aktivitas dan gaya hidup sehat bersama RedDee yuk!

4 tampilan0 komentar

Comentários


bottom of page